PELAKSANAAN BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR SISWA DI SD
Keywords:
bimbingan belajar, Meningkatakan, Keterampilan Belajar, Siswa Dekolah DasarAbstract
Menganalisis pelaksanaan program bimbingan belajar agar dapat meningkatkan keterampilan belajar para peserta didik, dengan menerapkan teori pengawasan yang dijelaskan oleh Oemar Hamalik. Hasil ini menunjukkan bahwa program bimbingan belajar dirancang dengan sistematis untuk meningkatkan keterampilan berpikir sistematis, dan kemandirian belajar. Pengawasan menurut teori Hamalik terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut, yang dilaksanakan secara terus-menerus. Hambatan utama yang dihadapi mencakup perbedaan kemampuan peserta didik, kekurangan waktu, dan sumber daya. Refleksi dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 20% dalam waktu dua bulan. Sebagai langkah selanjutnya, program perbaikan, keterlibatan orang tua, dan pelatihan bagi guru dilaksanakan. Penelitian ini menekankan signifikansi model pengawasan Hamalik dalam meningkatkan efektivitas bimbingan belajar yang mendukung pembelajaran yang terfokus pada siswa serta pengembangan keterampilan.
References
Adistiana, O., & Hamami, T. (2024). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan Pengembangan Tujuan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 260–270. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.6102
Administrasi Pendidikan, J. (2016). Manajemen Kurikulum Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Sma Negeri 1 Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 10(2), 93.
Alsubaie, M. A. (2016). Teacher involvement in curriculum development. Journal of Education and Practice, 7(9), 106–107.
Arifudin, O., Bumbungan, S., Timika, P. A., & Kartika, I. (2025). Application of Steam Learning Methods To Increase. 3(1), 97–108.
Aziz, S. A., & Nurachadijat, K. (2023). Project Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar Siswa. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 3(2), 67–74. https://doi.org/10.54371/jiepp.v3i2.273
Hamalik Oemar. (2008). Proses Belajar Mengajar Jakarta. Proses Belajar Mengajar, 27–1, 16–59.
Khaidir Fadil, Noor Isna Alfaien, & Ahmad Mulyadi Kosim. (2023). Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam Di Indonesia Dalam Mewujudkan Program Sustainable Development Goals (Sdgs). Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan Dan Pedagogi Islam, 7(2), 127–142. https://doi.org/10.35316/edupedia.v7i2.2513
Lahiya, A., Arifudin STIT Rakeyan Santang, O., & Fathulmila Matiala, T. (2025). Education Administration Reform: a Case Study on the Implementation of the Merdeka Curriculum. International Journal of Social and Education (INJOSEDU, 2(2), 29–37.
Rifky, S. (2024). Dampak Penggunaan Artificial Intelligence Bagi Pendidikan Tinggi. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(1), 37–42. https://doi.org/10.31004/ijmst.v2i1.287
Sukma, D. (2018). Concept and application group guidance and group counseling base on Prayitno’s paradigms. Konselor, 7(2), 49. https://doi.org/10.24036/02018728754-0-00
Ulfah, U., & Arifudin, O. (2019). Peran Konselor Dalam Mengembangkan Potensi Peserta Didik. Jurnal Tahsinia, 1(1), 92–100. https://doi.org/10.57171/jt.v1i1.45
Widad, H. M. Z. W., Jumiati, I. E., Rosyada, D. R. A., Septiani, M., Fahrezi, R., Gulantir, R. S., Gabe, Y. W. B., Umam, K., & Sajidah, A. (2022). Bimbingan Belajar Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar di Desa Batukuwung. Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 20–34. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v4i1.4484
Yuliana, K., Agustin, R. D., & Zamzam, K. F. (2023). Pendampingan Belajar Siswa Di Rumah Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar Di Desa Jatisari. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 2(01), 56–62. https://doi.org/10.33503/prosiding_pengabmas.v2i01.3532










