Penerapan Metode One Step Each (OSE) untuk Merangsang Kemampuan Kognitif dan Kreativitas Belajar melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.63879/jpmwi.v2i1.157Keywords:
One Step Each, Kognitif, Kreativitas, Membaca, Bahasa Inggris, Sekolah DasarAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan Metode One Step Each (OSE), yang
merupakan pendekatan pembelajaran bertahap yang menekankan aktivitas sederhana, berurutan, dan
menyenangkan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar, untuk merangsang kemampuan kognitif
dan kreativitas siswa dalam belajar. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 11 Bancah Kec. KPGD
Kabupaten Solok Selatan atas permintaan sekolah yang mengeluhkan bahwa masih ada siswa yang belum
lancar membaca. Karena di Sekolah ini juga sudah di ajarkan Bahasa Inggris, maka sekaligus meminta agar
diberikan pelatihan untuk pembelajaran Bahasa Inggris. Pelatihan melibatkan guru-guru mengenai
pelaksanaan pembelajaran membaca dan Bahasa Inggris yang dipadukan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang diwujudkan melalui aktivitas
membaca bertahap, permainan bahasa, latihan kosakata, serta praktik komunikasi sederhana. Hasil simulasi
kegiatan melalui guru-guru yang berperan sebagai siswa menunjukkan bahwa penerapan Metode OSE
mampu merangsang kemampuan kognitif dan kreativitas siswa dalam belajar. Guru-guru bisa merasakan
siswa mereka nantinya akan menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran. Dengan demikian, penerapan Metode OSE dapat menjadi solusi alternatif yang efektif dalam
kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah
Dasar.
References
AdawiyahHT, R., Hamzah R.A., Nurlinda, & Aryanti, R.D. (2024). Kajian Literatur terhadap Mengembangkan
Keterampilan Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(2), 42-48.
Herawati, N., Suryani, L., & Putra, A. (2022). Pembelajaran berbasis aktivitas untuk meningkatkan
kemampuan kognitif siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 55–63.
Hidayat, R., & Nuraini, S. (2021). Pembelajaran bertahap sebagai strategi pengembangan kreativitas dan
kognitif siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 110–118.
Kusumaningrum, F., Saputra, E.R., & Indihadi, D. (2022). Pemanfaatan Metode Word Square dengan Media
Power Point Interaktif pada Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2),
1858-1864.
Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How Languages are Learned. Oxford University Press.
Muhyidin, A. (2024). Pembelajaran membaca dan menulis permulaan Bahasa Indonesia di kelas awal.
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(2).
Novianti, R., & Syihabuddin, S. (2024). The effect of phonological instruction for struggling readers in
elementary. Indonesian Journal of Applied Linguistics.
Panggabean, Y. T. U., Hanum, R., & Afdhalina, A. (2025). Peran strategis orang tua terhadap kemampuan
membaca permulaan siswa: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(1), 1–12
Pratama, D., & Lestari, S. (2020). Perkembangan kemampuan kognitif siswa sekolah dasar melalui
pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 88–95.
Wardiman, D. (2008). Teaching English in Primary School. Jakarta: Depdiknas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riza Eka Putri, Fitriani, Afrimon, Dwi Sefti Hendro, Isma Sukni Lastri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










