Analisis Kesulitan Belajar Membaca Dan Menulis Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kurikulum Merdeka Kelas III
DOI:
https://doi.org/10.63879/jpwi.v2i1.173Keywords:
Kesulitan Belajar, Membaca, Menulis, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kurikulum MerdekaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam pendidikan dasar. Penerapan Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam pengembangan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 12 Batang Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan untuk menganalisis kesulitan belajar membaca dan menulis siswa kelas III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen terkait pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan siswa. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode yang beragam, seperti metode Struktural Analitik Sintetik (SAS), metode suku kata, metode kata, dan metode kalimat. Kesulitan membaca, terutama dalam mengingat dan mengenali huruf secara konsisten. Meskipun mereka sudah diperkenalkan dengan huruf-huruf, daya ingat yang lemah menyebabkan mereka cepat lupa. Kesulitan dalam menulis dengan rapi, tidak mampu mengatur tekanan tangan, serta belum mengenal dan menguasai bentuk huruf dengan baik. Kemampuan membaca siswa saat ini tergolong cukup, dengan nilai rata‑rata sebesar 62,2. Untuk kemampuan menulis siswa berada pada kategori cukup, dengan nilai rata‑rata 60. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar adalah kemampuan kognitif, gaya belajar, dan motivasi siswa memainkan peran penting dalam proses pembelajaran.
References
Amanda, Rahman & Rokmanah, (2023). Faktor Permasalahan Belajar Membaca dan Menulis Permulaan pada Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 12 (2), 147.
Ameilia, Listina Eka Ayu, dkk. (2022). Analisis Kesulitan Belajar dan Menulis Peserta Didik di Kelas Rendah SDIT Al-furqan Kalitengah Lamongan. Jurnal Sekolah PGSD FTP UNIMED, 7 (1), 36.
Ermawati, Diana, dkk. (2024). Analisis Kesulitan Belajar Membaca pada Peserta Didik Kelas I SD Muhammadiyah Birrul Walidain. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09 (01), 586.
Fhadillah, Dilla (2022). Aspek Pembelajaran Bahasa Indonesia SD/MI Kelas Tinggi. Jawa Barat: CV Jejak, anggota IKAPI.
Hulwah, Basmah & Mubarak Ahmad. (2022). Analisis Kesulitan Belajar Permulaan pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6 (4), 7364-7365.
Khadijah & Muhammad Nazir Putra. (2023). Kesulitan Siswa dalam Menulis Kata di MIN 9 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08 (01), 475.
Munawaroh, dkk. (2021). Model dan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.
Torau, Putri Nirwana, dkk. (2022). Analisis Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas III SD. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2 (3), 382.
Ulviani, Maria, Siti Suwadah Rimang & Sulvahrul Amin. (2023). Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Model Pendidikan Kecakapan Hidup di SDN Taeng Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08 (03). 4220.
Zainab, I, G. B. Jaya & L. P. Artini. (2020). Meningkatkan Keterampilan Menulis Peserta Didik melalui Whatsapp Diary Writing. Indonesia Gander and Society Journal, 1 (2), 61.










